Rabu, 19 April 2017

Selamat Hari Kartini




Selamat Hari Kartini 
Diskon Facial 21% Facial Treatment 
Spesial Untuk Wanita. Mulai Ta 
nggal 14-30 April 2017



Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi: 
Klinik Kencana Asri Medika 
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan 
Mojosari Mojokerto 
Telp / SMS / WA: 082146523462 
BBM: 2BA81A7A



Senin, 17 April 2017

Chemical Peeling


Chemical Peeling

Chemical Peeling atau peeling kimia merupakan metode pengelupasan kulit dengan menggunakan cairan sebagai bahan dasar untuk mempercepat proses pengelupasan. Tindakan ini berguna mengangkat sel-sel kulit mati yang tidak bisa terangkat oleh perawatan sehari-hari, sehingga meningkatkan penyerapan produk perawatan kulit wajah dan kulit baru yang sehat dapat tumbuh dengan lebih baik. Peeling juga berguna dalam perawatan untuk acne, rosasea dan melasma. Selain untuk wajah, chemical peeling dapat diaplikasikan juga untuk kulit tubuh seperti punggung, lengan, paha, dsb.
Tingkatan prosesnya disesuaikan dengan permasalahan kulit pasien, dimana pada setiap tingkatan menggunakan cairan kimia yang berbeda pula.
Berikut ini macam-macam chemical peeling yang biasa dilakukan oleh dokter ahli :
  • Chemical Peeling Ringan
    Dokter menggunakan cairan peeling dengan konsentrasi ringan pada kondisi kulit yang terdapat kerut, kulit yang kering dan mempunyai bercak kehitaman serta jerawat. Cairan yang digunakan untuk chemical peeling ringan adalah cairan yang mirip dengan AHA (alpha hidroksi acid) seperti asam glikosilat, asam salisilat, asam laktat dan asam buah-buahan (fruit acid).
  • Chemical Peeling Sedang
    Biasa digunakan untuk mengurangi keriput dan masalah pigmentasi. Banyak dokter menggunakan TCA (TrichloroAcetic Acid) sebagai cairan peeling.
  • Chemical Peeling Dalam
    Digunakan untuk keriput yang sudah menyebar di wajah, flek yang disebabkan oleh penuaan atau paparan sinar matahari dan pertumbuhan pre-kanker. Peeling jenis ini mempunyai prosedur yang lebih dramatis, lebih lama prosesnya (1-2 jam) dan hasilnya juga lebih lama. Zat yang digunakan adalah Phenol Acid.
Efek samping yang sering timbul setelah melakukan chemical peeling antara lain rasa perih dan terbakar, serta kemerahan sementara pada kulit. Hal ini disebabkan karena terkelupasnya lapisan kulit yang paling luar untuk digantikan oleh kulit baru yang lebih segar dan sehat.

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Minggu, 16 April 2017

chemical peeling


Peeling merupakan perawatan dengan proses pengangkatan atau pengelupasan bagian kulit terluar atau epidermis (stratum korneum) sehingga lapisan kulit yang paling baru dan lebih sehat akan tumbuh (peremajaan).

chemical peeling, merupakan metode pengelupasan kulit dengan menggunakan cairan sebagai bahan dasar untuk mempercepat proses pengelupasan.
Proses perawatan dengan chemical peeling memiliki tingkatan sesuai masalah kulit yang diderita, dan setiap tingkatan menggunakan cairan kimia yang berbeda pula, seperti super facial peeling dengan menggunakan AHA atau alphahydroxyacids yang mampu menghilangkan masalah kulit kusam, kasar dan kering.
Setelah proses peeling wajah mengalami pengelupasan yang sangat serius. Sebaiknya kulit dirawat secara intensif saat pembentukan sel kulit baru, seperti banyak menggunakan sunblock dan sunscreen dengan kadar spf 30% sebelum bepergian atau melakukan kegiatan diluar ruangan dengan repetisi penggunaan 3-4 jam per hari.
#chemicalpeeling

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Sabtu, 15 April 2017

Terapi melasma



                                
 Terapi Melasma

            Prinsip terapi adalah proteksi terhadap sinar UV, menghambat aktivitas melanosit dan sintesis melanin, serta merusak dan menghilangkan granul melanin.
Terapi terpenting melasma adalah menghindari faktor yang berperan, terutama pajanan sinar UV dari matahari. 
Pemakaian sunblok/sunscreen secara rutin dan teratur adalah penting.
Dokter akan meresepkan berbagai krim untuk perawatan rutin di rumah. Bahan aktif yang digunakan bervariasi jenis dan konsentrasinya bergantung kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing pasien.
Terapi alternatif meliputi Chemical Peeling dan Laser/IPL. Terapi ini bertujuan untuk membantu upaya menghilangkan melasma, namun tidak dapat mencegah kekambuhan melasma. Untuk mencapai hasil optimal, baik Chemical Peeling maupun Laser/IPL harus dilakukan secara rutin dan teratur sesuai petunjuk dokter.  Jenis dan konsentrasi cairan Chemical Peeling , juga jenis Laser/IPL yang digunakan bervariasi bergantung kebutuhan dan kondisi kulit pasien.

Apa yang dapat dicapai dengan terapi?
Karena sukar dihilangkan dan cenderung kambuh, melasma seringkali sulit untuk diobati.
Tujuan terapi adalah mencegah atau mengurangi keparahan melasma, mengurangi area/luas kulit yang terkena, mempercepat hilangnya melasma bila kambuh kembali, tentunya dengan efek samping seminimal mungkin.

Apa yang dapat membantu keberhasilan terapi?
Rekomendasi umum untuk membantu hasil terapi adalah :       
-        menghentikan KB hormonal (KB Pil, KB Suntik)
-        hindari produk kosmetik yang mengandung pewangi
-        hindari obat yang bersifat fototoksik
-        proteksi dari sinar UV (sunblok/sunscreen UVA/UVB)
Pajanan matahari akan membuat melasma kambuh. Penting untuk selalu menggunakan sunblok/sunscreen UVA/UVB minimal SPF 30 setiap hari selama terapi dan juga setelahnya seumur hidup untuk mengurangi kambuhnya melasma. 

Jadi setiap pagi sebelum beraktivitas, jangan lupa sunbloknya ya.. 








Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : DA507141
Silakan Kunjungi :
FB : @dokterspesialis kulit
        @dermatologistskincare kencana





Jumat, 14 April 2017

Melasma



MELASMA


Apa itu melasma?
Melasma adalah kelainan pigmentasi berupa bercak warna coklat, atau abu-abu atau biru keabuan pada wajah. Umumnya dikenal awam sebagai flek hitam. 

Apa yang menyebabkan melasma?
Faktor yang berperan antara lain keturunan (predisposisi genetik), kehamilan, KB hormonal, kelainan hormon, terapi hormonal, pajanan sinar UV. Selain itu kosmetik & obat - obatan yang mengandung bahan fototoksik (misalnya: obat antikejang) juga berperan. Menurut beberapa ahli, stress juga berperan karena saat stress dilepaskan hormon MSH (Melanocyte-stimulating hormone).
Melasma pada pria serupa dengan melasma pada wanita, namun hormon tidak berperan penting, umumnya pajanan matahari dan riwayat melasma di keluarga lebih berperan.

Apa saja jenis melasma?
Berdasarkan kedalamannya melasma dibedakan menjadi: 
  • tipe epidermal (dangkal)
  • tipe dermal (dalam) 
  • tipe campuran.

Sedangkan berdasarkan area wajah yang terkena dibagi menjadi:
  • pola sentrofasial (pipi, dahi, atas bibir, hidung, dagu)
  • pola malar (pipi dan hidung) 
  • pola mandibular (sepanjang rahang).







Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : DA507141
Silakan Kunjungi :
FB : @dokterspesialis kulit


        @dermatologistskincare kencana

Kamis, 13 April 2017

Selamat Hari Kartini


Selamat Hari Kartini
Diskon Facial 21% Facial Treatment 
 Spesial Untuk Wanita. Mulai Tanggal 14-30 April 2017


Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Rabu, 12 April 2017

Mengapa jerawat bisa tumbuh di punggung?



Mengapa Jerawat Bisa Tumbuh di Punggung?

Langkah awal untuk mengobati jerawat yang tumbuh dipunggung adalah mengetahui apa saja hal-hal yang menjadi penyebabnya. Untuk itu, yuk kita simak penjelasan berikut ini :

1. Keringat

Setiap kali kita melakukan aktivitas berat seperti fitnes dan olahraga, biasanya tubuh akan mengeluarkan keringat dalam jumlah yang cukup banyak. Keringat tersebut, akan membuat keadaan tubuh anda menjadi lembab, dan hal inilah yang akan menyebabkan munculnya jerawat.


2. Kurang Tepat dalam Memilih Pakaian
Jerawat dipunggung bisa disebabkan oleh pemakaian pakaian yang kurang tepat, misalnya menggunakan pakaian yang terlalu ketat, membuat panas dan tidak dapat menyerap keringat, shingga dapat menimbulkan bakteri yang dapat bercampur dengan sel kulit mati dan keringat, dan dapat menyebabkan pori-pori kulit tersumbat dan munculah jerawat.

3. Penggunaan Kondisioner
Kondisional biasa digunakan untuk perawatan rambut, agar rambut tetap sehat. Namun tahukah anda, dalam kondisioner terkandung silikon yang jika terpapan pada permukaan kulit, juga bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat. Oleh sebab itu, setiap kali anda selesai memakai kondisioner pada rambut, alangkah baiknya anda langsung membersihkannya dengan sabun agar sisa kondisioner tersebut tidak terpapar pada permukaan kulit anda.

4. Pemakaian Tas
Saat anda memakai tas, sebaiknya anda menghindari membawa beban yang cukup berat, karena dapat membuat keringat terjebak pada bagian tubuh yang tertutup oleh tali tas anda. Selain itu anda juga dapat memilih tas dengan tali yang tipis.

5. Pemakaian Pelembut dan Pewangi Pakaian
Tahukah anda, penggunakan pelembut / pewangi pakaian kadang tidak cocok dengan tipikal kulit tertentu. Jika kulit anda termasuk kulit yang sensitif dan mudah berjerawat, sebaiknya anda hanya menggunakan detergen saja dalam mencuci pakain, agar kulit anda terhindar dari iritasi penyebab jerawat.








Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : DA507141
Silakan Kunjungi :
FB : @dokterspesialis kulit
        @dermatologistskincare kencana