Sabtu, 18 Maret 2017

MEASLES



              MEASLES
Sinonim = morbili, rubeola, campak
Penyakit virus pada anak yang sangat menular
Karakteristik : demam, coryza, batuk, conjungtivitis, Koplit’s spot  & exanthem. Berupa makula, papul merah à kuning kecoklatan
Virus masuk melalui sel traktus respiratorius àbereplikasi à menyebar k kel.limfeà menyebar scr hematogen ke kulit, membran mukosa, organ
#penyakitvirus #campak #measles






Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462

BBM : 2BA81A7A

Jumat, 17 Maret 2017

VERUKA VULGARIS





                                         VERUKA VULGARIS
v  Sinonim :  Kutil atau common wart
v  Merupakan neoplasma jinak epidermis yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV)
v  100 tipe HPV à HPV-2, HPV-4, HPV-7
v  Berupa tonjolan seperti kembang kol yang pd anak2 terutama pada ekstremitas ekstensor
          Insidensnya meningkat terutama pada anak2 usia sekolah
          Prevalensi terbanyak usia 5-20 thn
          Mudah menyebar dari suatu bagian tubuh ke bag.tubuh lainnya

Terapi: Bedah Listrik (elektrokauter) atau Secara Kimiawi
#penyakitvirus #kutil #wart #verukavulgaris

 Image result for veruka vulgaris




Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Kamis, 16 Maret 2017

MOLUSKUM CONTANGIOSUM




                     MOLUSKUM CONTANGIOSUM
Penyakit infeksi virus jinak yg menyerang kulit & membran mukosaSering dijumpai terutama pada anak-anak. Disebabkan oleh  Molluscum contangiosum virus. Penularannya melalui orang ke orang dan dpt jg melalui fomites sebagai perantara. Penularannya dpt terjadi scr langsung dgn adanya lesi di tangan anak2 yg mandi bersama, handuk, tempat duduk.  Masa inkubasi 2-7 mggu, bisa berkisar 1-6 bln
          Prinsip pengobatan à mengeluarkan massa yg mengandung badan moluskum. Dapat dipakai alat seperti:  ekstraktor komedo, jarum suntik atau kuret, elektrokauterisasi, kuretase, cryosurgery

#penyakitvirus #moluskum

                  Image result for molluscum contagiosum



Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A


Rabu, 15 Maret 2017

diaper rash



Diaper rash atau ruam popok adalah istilah umum pada beberapa iritasi kulit yang berkembang pada daerah yang tertutup popok. Diaper rash paling banyak terjadi pada bayi. 
Gejala: Merah-merah di daerah popok, Merah-merah yang berawal di sekeliling anus dan menyebar ke pantat dan kemudian ke paha.

Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Ruam Popok:
• Pengeluaran air seni atau tinja berlebih dan frekuensi mengganti popok yang jarang.
• Trauma kulit yaitu gesekan popok dan kulit.

• Zat-zat iritan seperti Amonia (akibat pemecahan di urin oleh bakteri yang terdapat di tinja), tinja/feses saat diare, residu/sisa sabun deterjen, bahan yang terkandung dalam pembersih kulit, bedak dan krim kulit.

Tips Mencegah dan Mengatasi Diaper Rash:
• Ganti popok sesegera mungkin setelah terasa basah. Atau minimal 2 jam sekali untuk menghindari diaper rash atau saat proses penyembuhannya. Paling tidak mengganti popok delapan kali dalam sehari.
• Setelah melepas popok, basuh kulit dengan kapas atau handuk lembut yang sudah dibasahi air. Lalu biarkan beberapa menit tanpa popok agar daerah tersebut kering dan kulitnya dapat "bernafas" untuk beberapa saat. 
• Oleskan krim khusus untuk mencegah dan mengatasi diaper rash. 
• Membiarkan anak tidak mengenakan popok selama mungkin, membaringkan anak diatas permukaan lembut berdaya serap tinggi saat mengganti popok dan menggantinya segera saat basah.


Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto

Selasa, 14 Maret 2017

Varisela




       Varisela atau chickenpox atau cacar air adalah suatu penyakit infeksi akut yang sangat menular terutama mengenai anak-anak, dengan erupsi yang khas berupa vesikel. Peyebabnya yaitu virus varisela-zooster (VVZ; HHV-3) suatu virus DNA. Penularan varisela terutama melalui udara (airborne droplets) namun dapat pula melalui kontak langsung. Lebih dari 90% kasus terjadi pada anak-anak  usia 1-14 tahun, biasanya kurang dari 10 tahun.
            Masa inkubasi umumnya 14-17 hari. Pada anak-anak gejala prodromal adalah ringan, terdiri dari malaise, nyeri kepala dan sumer-sumer yang timbul sebelum erupsi ke luar. Setelah itu  diikuti munculnya lesi kulit yang mula-mula timbul di daerah kulit kepala dan wajah, kemudian menyebar dengan cepat ke tubuh dan jarang pada ekstremitas dengan gambaran distribusi sentral.
#penyakitvirus #cacarair #varisela




Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

8

Senin, 13 Maret 2017

Psoriasis




                      Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.
Psoriasis sering timbul di kuku, dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku, juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. Selain itu penyakit ini sering mengenai siku dan lutut, walaupun dapat juga mengenai wajah, lipat lutut dan siku, genitalia, telapak tangan dan kaki, sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa. Psoriasis merupakan inflamasi kronis pada kulit yang sering terjadi[1]
Faktor-faktor yang dapat memicu psoriasis diantaranya adalah :
1. Trauma fisik (Koebner Phenomenon), akibat gesekan atau garukan.
2. Infeksi  : infeksi streptokokus dapat menyebabkan psoriasis gutata
3. Stress : faktor lain yang memicu timbulnya psoriasis yaitu stress, insidensi nya sebanyak 40% dan lebih tinggi lagi pada anak-anak.
4. Obat : obat-obatan yang dapat memicu timbulnya psoriasis yaitu glukokortikoidlithium






Untuk Informasi Lebih lanjut silakan konsultasi dengan dokter spesialis kulit kami di:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
 082146523462








Minggu, 12 Maret 2017

Keloid



Keloid
Keloid adalah jaringan kulit tambahan yang tumbuh di bekas luka. Keloid terbentuk ketika ada infeksi, baik bakteri atau jamur, tertinggal dalam luka asli. Karena infeksi tersebut tidak sepenuhnya dihilangkan selama proses penyembuhan, tubuh menciptakan jaringan parut sebagai respon terhadap infeksi.  Tidak seperti jaringan parut pada umumnya, keloid tidak bisa mengecil atau berkurang seiring berjalannya waktu. Sebaliknya keloid tumbuh beberapa waktu setelah luka sembuh, dan ukurannya biasanya membesar melebihi batas luka. Bentuk keloid tidak beraturan, warnanya merah muda sampai coklat tua.
Keloid tidak menular dan tidak berbahaya, hanya saja tampilannya bisa mengganggu secara kosmetik dan rasanya terkadang agak gatal. Biasanya, keloid cenderung muncul ketika kulit kehilangan kolagen dan bahan elastin, yang bertanggung jawab untuk elastisitas kulit. Keloid dapat tumbuh di mana saja, tapi yang paling sering adalah di bagian dada, punggung, bahu dan daun telinga. Jarang sekali keloid tumbuh di bagian wajah kecuali pada bagian bawah mulut.

Keloid terjadi dari luka kulit seperti:
  • Jerawat
  • Luka bakar
  • Cacar air
  • Tindikan telinga
  • Goresan kecil / tato
  • Bedah pemotongan / operasi sesar
  • Bekas Infeksi luka
  • Bekas suntikan vaksinasi
Cara Mengatasi Keloid:
Beberapa tindakan pengobatan keloid yang sering dilakukan oleh dokter antara lain :
  • Injeksi kortison/steroid (KIL Injection). 
Cara ini relatif aman tetapi sedikit menyakitkan. Injeksi biasanya diberikan 1-2 minggu sekali sampai manfaat maksimal diperoleh. Injeksi steroid akan meratakan keloid dengan cara memaksimalkan fungsi pembuluh darah pada daerah keloid.
  • Operasi.
    Tindakan ini cukup beresiko karena irisan pisau dapat menyebabkan tumbuhnya keloid baru. Beberapa ahli bedah biasanya mengkombinasi pengobatan injeksi kortison dengan pembedahan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  • Laser.
    Pengobatan dengan laser terbukti efektif untuk meratakan keloid dan memudarkan warnanya.
  • Salep
    Penggunaan salep silikon untuk menutup keloid masih menimbulkan hasil yang beragam. Beberapa ada yang berhasil, namun ada pula yang gagal.
  • Pembekuan.
    Pembekuan keloid dengan menggunakan nitrogen cair terkadang mampu meratakannya, namun efek sampingnya bisa menyebabkan daerah keloid menjadi lebih gelap.
                             






Untuk Informasi Lebih lanjut silakan konsultasi dengan dokter spesialis kulit kami di:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
 082146523462